neurolism wallpaper meditation meditasi tanpa fokus

Meditasi Tanpa Fokus – Meditasi Tingkat Tinggi

Ada begitu banyak tehnik meditasi yang berkembang di tengah masyarakat. Baik menggunakan fokus; seperti pada bagian titik tubuh (cakra) maupun diluar tubuh fisik. Namun kali ini, kita berbicara tentang meditasi tanpa fokus. Meditasi tingkat tinggi!..

Sebelum jauh muter-muter tentang meditasi, sekilas akan dibahas tentang hakikat dari meditasi itu sendiri. Meditasi adalah sebuah aktifitas dalam berspiritual. Semacam ritual yang dilakukan secara rutin.

Ada dua aliran besar dalam meditasi, yaitu aliran meditasi sadar dan aliran meditasi tidak sadar. Praktisi aliran meditasi sadar seperti saya tetap mempertahankan kesadaran atau awareness. Walaupun sudah mencapai kondisi meditasi mendalam atau samadhi, kita tetap sadar. Sadar kalau kita sadar.

Praktisi aliran meditasi tidak sadar berbeda. Mereka bilang, samadhi adalah ketika kita kehilangan kesadaran. Tidak sadar sedang meditasi. Tidak bisa mendengar suara. Tidak bisa merasakan apapun.

Saya bukan aliran meditasi tanpa sadar, tapi meditasi dengan kesadaran penuh. Masih bisa mendengar suara. Masih bisa melihat. Masih bisa berbicara. Masih bisa melakukan berbagai hal, walaupun sudah masuk gelombang otak meditasi mendalam atau samadhi.

Oya, samadhi bukan sebuah aktifitas. Melainkan sebuah kondisi. Saat anda meditasi, anda berada dalam gelombang otak rendah, itu dinamakan samadhi. Saat anda wirid dan fokus pada kata atau kalimat yang di ulang-ulang, juga otomatis gelombang otak anda masuk kondisi rendah atau samadhi.

Menurut saya secara pribadi, jika ingin meditasi tidak sadar; anda bisa pergi tidur. Dalam kondisi nyenyak, gelombang otak anda otomatis rendah. Sangat rendah malah. Hakikatnya sama!!… Anda bisa seolah melihat penampakan atau sensasi rasa saat bermimpi.

Baca; Meditasi Dan Pengertiannya

Hakikat Meditasi

Jika anda berpikir meditasi bertujuan melihat atau merasakan sesuatu, berarti kita beda aliran. Walau pun pada dasarnya, saat dalam kondisi samadhi hal-hal itu bisa saja terjadi. Ya, saat dalam kondisi gelombang otak rendah, berbagai sensasi; Termasuk berhalusinasi dan fenomena rasa (seolah merasakan energi) sering terjadi.

Berbagai sensasi tersebut pada dasarnya dimunculkan oleh sistem syaraf kita sendiri. Terjadinya didalam otak. Saat dalam meditasi yang mendalam, gelombang otak anda turun dan secara otomatis tubuh fisik anda tertidur. Secara fisik anda telah tertidur, namun kesadaran anda tetap terjaga. Anda bermimpi dalam kondisi sadar.

Apakah, halusinasi itu tanpa arti? Bisa dikatakan tidak, bisa juga diutak-atik sehingga memiliki arti. Sama seperti mimpi! Bukan tentang melihat visi dimasa depan walau pun bisa secara kebetulan terjadi.

Mimpi atau halusinasi itu adalah impresi  dari sebuah kondisi dibawah sadar. Bahasa simbol. Di pengaruhi oleh berbagai memori pengalaman masa lalu, beberapa adalah endapan konflik bawah sadar, baik yang disadari atau tidak. Yang teringat atau yang sudah terlupakan.  (Hal ini akan dijelaskan secara terpisah, tunggu saja)

Meditasi hakikatnya adalah mendiamkan pikiran!.. Saat anda fokus pada titik tertentu; maka anda mendiamkan pikiran anda pada titik tersebut. Saat anda wirid, maka pikiran anda diam pada bacaan berulang tersebut. Lalu, secara otomatis pikiran tidak liar lagi. Lalu secara perlahan gelombang otak anda turun.

Lalu bagaimana dengan meditasi tanpa fokus ?

Saat anda meditasi tanpa fokus, bukan berarti anda membiarkan pikiran anda liar kemana-mana. Tapi, anda hanya diam dalam kesadaran. Kesadaran itu tanpa bentuk dan tidak berada dalam ruang atau titik tertentu. Walau pun anda bisa juga merasakan kesadaran di titik tertentu atau memfokuskan kesadaran anda di suatu tempat.

Baiklah, tahapan awalnya anda harus tahu dulu apa itu kesadaran.

Untuk lebih dalam mengenali kesadaran anda bisa baca; Apa itu kesadaran dalam berspiritual.

Dalam kehidupan manusia terdiri dari tiga komponen dasar. Yakni; tubuh fisik, pikiran, dan kesadaran. Kita tidak akan membahas tentang tubuh fisik dan pikiran. Selain cukup jelas kita akan langsung ke intinya saja. Yaitu tentang kesadaran.

Ada banyak istilah tentang kesadaran tersebut. Beberapa diantaranya adalah; jiwa, ruh, nyawa, nurani, sang hidup, dan lainnya. Sementara dalam sistem keyakinan devenisinya dipecah menjadi berbagai istilah lainnya lagi. Namun yang paling nyata ya ketiga komponen tersebut. Bisa dirasakan oleh kita semua.

Disadari atau tidak disadari, pada dasarnya anda sering bolak-balik memasuki zona kesadaran. Namun masalahnya karena anda tidak berpikir atau mengenali apa itu kesadaran; maka anda bisa dikatakan tidak sadar saat sedang sadar.

Ya, kesadaran itu sangat sederhana. Dan karena dia menjadi bagian dari kehidupan anda; maka sudah pasti dengan mudah anda dapat mengenalinya.

Caranya; sekarang saya mengajak anda untuk beberapa menit menutup mata. Saat anda menutup mata, maka secara otomatis 80% input informasi dari faktor eksternal akan hilang. Maka, anda secara cepat bisa lebih fokus pada diri anda. Pada keberadaan tiga komponen diri anda. Tubuh fisik, pikiran, dan kesadaran.

Tahap awal; Dalam kondisi duduk relaks, tutup mata anda 1 menit saja. Cukup duduk dengan mata tertutup dan diam saja. Lalu buka kembali mata anda. Berdiam lah sejenak untuk merasakan maknanya.

Tahap kedua; Kembali dalam kondisi relaks, tutup mata anda kembali. Lalu perhatikan pikiran anda bekerja. Perhatikan apa yang anda pikirkan. Perhatikan pikiran anda yang liar. Lintasan-lintasannya tentang berbagai hal. Pikiran anda yang terbang ke masa lalu, masa depan, ke suatu tempat, ke suatu kondisi, ke seseorang atau banyak orang. Perhatikan kicauan dari pikiran anda. Baik saat pikiran anda memunculkan gambaran visual atau lainnya. Lalu buka kembali mata anda.

Baik lah, sebelum kita memasuki tahap ketiga, sekarang kita bahas makna dari kedua tahapan yang telah dilakukan terlebih dahulu ; Tahap pertama, saya menyebutnya anda dalam kondisi tidak sadar. Anda bisa saja berada dalam produk pikiran anda atau tengelam dalam pikiran anda. Anda bisa saja sedang merasa latihan meditasi kesadaran atau malah mengikuti pikiran anda yang kemana-mana. Atau mulai berpikir tentang makna yang anda lakukan. Itu artinya anda tidak sadar dan tenggelam dari pikiran anda.

Makna tahap kedua; Ada sesuatu yang ingin saya perkenalkan pada anda.  Di tahapan ini, saya menyebutnya anda tanpa sadar masuk ke zona kesadaran. Tapi ini penting untuk mulai menyadari mana kesadaran dan mana pikiran!.. Baiklah, saat anda memperhatikan gerakan liar dari pikiran anda yang kesana-kemari, maka ada sesuatu yang memperhatikan.

Ya, ada sesuatu yang memperhatikan pikiran anda tadi. Sesuatu yang memperhatikan pikiran anda itu disebut kesadaran. Ada perbedaan bukan? Saat ditahap pertama, anda tidak sadar bahwa kesadaran anda memperhatikan pikiran anda. Di tahap kedua berbeda; Kesadaran anda memperhatikan pikiran anda.

Mari kita lakukan lagi sejenak! Aktifitas tahap kedua tadi!… Saat ini, anda sudah bisa membedakan mana pikiran dan kesadaran. Pikiran adalah sesuatu yang memberi anda sesuatu. Baik informasi maupun gambaran. Dan kesadaran adalah sesuatu yang bisa memperhatikan pikiran tadi.

Sesuatu yang memperhatikan pikiran itulah dinamakan kesadaran. Dengan begitu, anda sekarang sudah kenal dengan kesadaran anda.

Tahap ketiga; Sekarang kita lakukan aktifitas seperti tahap sebelumnya. Kembali pejamkan mata anda. Lalu kenalilah sebuah kondisi. Kondisi sadar yang sudah anda tahu sekarang dan pikiran anda. Lalu abaikan pikiran anda, terus lah kenali kesadaran anda semakin dalam. Lalu secara sadar diam lah di kesadaran tersebut. Biar kan diri merasakan anda sadar sedang sadar!..

Tahap ketiga ini saya sebut; anda sadar dalam kesadaran!.. Saat anda mengenali kondisi ini, meditasilah dalam kondisi ini. Anda cukup merasakan sadar dalam keadaan sadar. Gelombang otak anda akan turun dengan cepat. Sangat cepat dan anda memasuki sebuah kondisi samadhi dalam kesadaran.

Saat anda sudah mengenali kesadaran, anda bisa sadar sedang sadar dengan mata terbuka. Bahkan anda bisa sadar dalam kesadaran saat beraktifitas. Lalu anda bisa sadar dalam kesadaran setiap waktu, dimana saja dan sedang apa saja. Sadar dalam kesadaran adalah meditasi itu sendiri. Meditasi dalam sadar bahwa kamu sadar adalah meditasi tanpa fokus itu sendiri. Anda cukup merasa sadar dalam kesadaran!!…

Note: Ada banyak jalan spiritual, namun semua sepakat bahwa; Puncak dari spiritual itu adalah kesadaran. Kesadaran itu sangat sederhana dan anda tidak perlu kemana-mana, karena dia adalah komponen dari kehidupan anda. Tidak lebih jauh dari urat leher anda. Walau pun kenyataan nya mungkin anda harus melalui jalan berliku terlebih dahulu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *