Covert Hypnosis, Seni Mempengaruhi Orang

Covert Hypnosis – Dapat Anda bayangkan bila Anda dapat melakukan hypnosis terhadap orang lain tanpa disadari dan diketahuinya? Dan betapa luar biasanya bila Anda seorang sales/motivator/guru/orang tua/karyawan/bos/jomblo dan lain,  yang dapat mempengaruhi pikiran orang lain hingga tertarik terhadap sesuatu yang Anda sampaikan. Bahkan hingga antusias dengan yang Anda sampaikan?

COVER EBOOK HYPNO TERSELEBUNGIni adalah tentang seni komunikasi yang sangat memberdayakan. Seni dalam mempengaruhi manusia.

Semua ini dapat Anda dapatkan setelah Anda mempelajari Covert Conversational Hypnosis. Seperti apa dan bagaimana kerja Covert Hypnosis dan juga langkah demi langkah untuk mempraktekkan Covert Conversational Hypnosis dalam kehidupan sehari-hari.

Hingga saat ini, masih sangat sedikit media yang dapat digunakan untuk mempelajari Covert Conversational Hypnosis di Indonesia. Hal ini dikarenakan masih sedikit para praktisi ataupun trainer hypnosis yang menyelami hal ini dan mengajarkannya kepada banyak pihak.

Memahami ini, membuat anda dapat melihat pola-pola hipnosis dalam kehidupan sehari-sehari. Sekaligus dapat mempraktikkannya untuk tujuan anda.

Pada bagian awal ini akan dijelaskan mengenai definisi dan juga perbedaan antara Conventional Hypnosis, Conversational Hypnosis dan Covert Conversational Hypnosis.

Seperti yang kita ketahui bahwa ada beberapa ragam/macam dalam hypnosis, diantaranya yaitu Conventional Hypnosis, Conversational Hypnosis dan Covert Conversational Hypnosis. Dan di bawah ini merupakan pengertian mengenai ketiga hal tersebut.

Conventional Hypnosis : Anda mungkin sudah mengetahui tentang hypnosis clasic yang telah diajarkan oleh beberapa organisasi hypnosis di Indonesia.  Conventional Hypnosis yang selama ini ketahui adalah sebuah proses dimana membawa seseorang masuk dalam kondisi tidur hypnosis (trance state) dengan strukturnya yaitu : Pre-Induction – Induction – Deepening – Suggestion – Termination.

Dalam polanya sangat jelas sekali terlihat bagaimana membawa seseorang masuk dalam kondisi tidur hypnosis (trance state), mulai dari pre-talk hingga membawa orang tidur dan di bangunkan kembali.

Conversational Hypnosis : dari segi bahasa sudah jelas terlihat untuk maknanya, yaitu sebuah percakapan yang digunakan untuk menembus Critical Factor dan membawa seseorang masuk dalam trance state. Namun perbedaan yang sangat jelas terlihat adalah orang yang di-hypnosis tidak dibuat tidur melainkan tetap sadar dan membuka mata, hanya saja Critical Factor yang sudah ter by-pass. Menarik bukan? Jadi hanya dengan bercakap-cakap sudah dapat membuat orang ter-hypnosis, dan menariknya orang tersebut tidak menyadari bahwa telah ter-hypnosis oleh percakapan yang Anda buat! So cool, right?

Milton H. Erickson merupakan pelopor dalam membawakan Conversational Hypnosis, dari beberapa sesi terapi Milton H. Erickson yang kita ketahui, sugesti indirect yang dibawakannya semakin memperjelas bahwa beliau adalah pelopor Conversational Hypnosis!

Covert Conversational Hypnosis sebuah percakapan “terselubung” yang digunakan untuk mem-by pass critical factor. Lalu apa yang membedakannya dengan Conversational Hypnosis? Dikatakan Covert/Terselubung karena memang berdampak terselubung/Covert Effect. Prinsip dalam membawakan Covert Conversational Hypnosis sebenarnya sangat sederhana, yaitu pola/pattern sugestinya yang menggunakan embedded commands dan juga embedded question sehingga menimbulkan Covert Effect. Atau sederhananya yaitu, kita menyisipkan sebuah pesan/pertanyaan yang sebenarnya itu adalah perintah/sugesti.

Dan dari segi bahasa, Covert Conversational Hypnosis dapat diartikan :

Covert : Terselubung.

Conversational : Percakapan.

Hypnosis : Tools yang digunakan untuk mem-by pass critical factor.

Jadi, Covert Conversational Hypnosis adalah sebuah percakapan terselubung yang digunakan untuk mem-by pass critical factor.

Manfaat yang didapatkan bila mempelajari Covert Conversational Hypnosis adalah :

  1. Meng-hypnosis orang yang tidak ingin dihipnosis.
  2. Dapat digunakan untuk melakukan kampanye/orasi dan juga merayu.
  3. Membuat orang lain terhipnosis tanpa disadari.
  4. Mempengaruhi orang lain : Supaya mengikuti perintah kita, membeli barang yang ditawarkan, Supaya dapat berubah dsb.

Metode yang digunakan dalam Covert Conversational Hypnosis adalah membuat subliminal message, yang sering diketahui dan umum digunakan adalah Embedded Commands yaitu perintah yang disisipkan dalam sebuah percakapan, dan juga Embedded Question atau pertanyaan yang disisipkan sehingga seolah-olah tidak terlihat dan terdengar seperti sedang bertanya.

Untuk download ebook anda dapat kunjungi halamannya di SINI

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *