bahagia dalam meditasi 2

Bahagia Dalam Meditasi – Tips dan Caranya

Bagaimana Menjadi Bahagia Dalam Meditasi?

Setiap pertanyaan bagaimana, selalu menjauhkan orang dari tujuan yang ingin dicapainya. Banyak sekali para motivator atau apapun namanya; berusaha mengajarkan orang dengan kata awal bagaimana.

bahagia dalam meditasi
Oka Pribawa

Kata bagaimana itu sendiri adalah sebuah masalah besar. Setiap kali orang bertanya padaku tentang bagaimana belajar bahasa Inggris tidak ada satupun dari mereka yang benar2 berhasil, dan mereka yang tidak pernah bertanya malah jauh lebih berhasil.

Inilah mengapa aku katakan kata bagaimana itu sendirilah masalahnya. Setiap kali kita berusaha keras mencapai kebahagiaan kita sedang memproduksi ketidakbahagiaan. Ketidakbahagiaan sebenarnya adalah efek dari usaha mencapai kebahagiaan.

Kebahagiaan itu hal yang alamiah, sangat alamiah. Manusia tidak perlu diajarkan untuk bahagia sebab sejak lahirpun mereka sudah bahagia. Lihatlah bayi, mereka penuh kebahagiaan dan kedamaian. Namun seiring usia kita mulai mengkultuskan kebahagiaan dengan kondisi tertentu. Akhirnya kebagiaan itupun menjadi begitu sulit untuk dicapai sebab konsep2 yang kita ciptakan dari pikiran sendiri maupun dari pemikiran org2 yang kita anggap sebagai sebuah keyakinan.

Bahagia itu akan terjadi manakala kita berhenti menginginkannya. Bahagia itu apa adanya.

Begitu pula dengan; bahagia dalam meditasi.

Sering saya menemukan orang yang frustasi dengan kondisi meditatif. Mereka mengatakan sudah melakukan duduk diam berhari dengan banyak metode dan tidak ada yang terjadi. Adapula yang merasakan sensasi2 namun sama sekali tidak membantu kehidupannya sprt kata orang2.

Meditasi adalah fenomena yang sangat sederhana dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan kemampuan supranatural. Tidak perduli seberapa lama anda duduk diam dan melakukan tehnik meditasi apapun, hentikanlah mencari sesuatu di sana dan jangan berhitung tentang waktu sebab meditasi itu sendiri melampaui waktu. Keinginan ini justru menciptakan masalah baru yakni frustasi.

Jangan pernah menilai apapun dalam olah meditasi. Anda mungkin butuh sehari, sejam, bahkan mungkin seumur hidup itu bukanlah soal yang terlalu serius. Tidak ada yang perlu dicapai dan memang seharusnya begitu.

Amati saja prosesnya. Itu saja. Meditasi itu ‘sebuah fenomena yang sederhana’.

#Namaste

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top