Apa itu hypnosis Mesmerism atau hipno magnetic? Mesmerisme dikenal sebagai teknik terapi hipnosis tertua yang pernah ada.
Ia dapat disebut sebagai “Induksi Tanpa Kata” karena minimnya penggunaan kalimat verbal, berbeda dari hipnosis modern yang berfokus pada sugesti lisan.
Teknik ini diciptakan oleh Franz Anton Mesmer, seorang dokter yang mengangkat ilmu hipnotis ke ranah ilmiah dan menyebutnya sebagai Animal Magnetisme.
Meski generasi berikutnya menamakannya Ajaran Mesmer atau Mesmerisme, istilah ini tetap merujuk pada satu gagasan inti: memanfaatkan ‘aliran magnetis’ dalam tubuh manusia untuk keperluan penyembuhan.
Apa Itu Mesmerisme
Definisi dan Karakteristik Dasar Mesmerisme
Di masa lalu, Mesmerisme sempat dianggap sulit dipelajari. Namun teknik ini berkembang berkat beberapa murid Mesmer yang menyederhanakan metode sehingga kini Mesmerisme relatif lebih mudah diakses.
- Teknik Terapi Hipnosis Tertua: Mesmerisme merupakan bentuk awal dari hipnosis yang menitikberatkan pada non-verbal induction—tatapan mata, gerakan tangan, hingga media air sebagai metode penyembuhan.
- Tidak Nampak Seperti Hipnosis Biasa: Praktiknya kerap dianggap mistis karena penggunaan elemen-elemen non-verbal.
Penekanannya bukan pada sugesti lisan, melainkan energi atau magnetisme yang dipercayai berperan penting dalam proses penyembuhan.
Sejarah Singkat Franz Anton Mesmer
Franz Friedrich Anton Mesmer (23 Mei 1747) merupakan dokter asal Iznang, Jerman, yang menggemari astronomi.
Ia menuntut ilmu pengobatan di Universitas Wina pada tahun 1759 dan menerbitkan disertasi doktoral berjudul De Planetarum Influxu in Corpus Humanum (Pengaruh Planet pada Tubuh Manusia).
Dalam risalah tersebut, ia membahas efek bulan dan planet terhadap kesehatan manusia.
Mesmer kemudian mengembangkan gagasan Animal Magnetisme, meyakini adanya aliran magnetis semesta yang tidak kasat mata, tetapi memengaruhi seluruh makhluk hidup.
Dengan memahami dan mengendalikan aliran ini, ia percaya dapat menyembuhkan penyakit secara cepat.
Era Percobaan dan Kontroversi
Memasuki masa pengujian intensif, teori Mesmer tentang aliran magnetis mulai menarik sorotan tajam dan memicu perdebatan di kalangan medis.
- Percobaan Magnet pada Pasien Histeria: Pada tahun 1774, Mesmer melakukan uji coba pada Fransisca Österlin, pengidap histeria.
Melalui teknik berbasis magnet, pasien sembuh hanya dalam beberapa jam (bandingkan dengan metode konvensional saat itu yang memerlukan berbulan-bulan).
- Keyakinan Baru: Mesmer menyimpulkan bahwa magnet bukan inti kesembuhan; dirinya sendirilah (melalui pemusatan pikiran) yang mampu menyalurkan aliran magnet semesta.
Ia pun meninggalkan medium magnet dan mempraktekkan metode berbasis animal magnetisme miliknya sendiri.
- Reaksi Kalangan Medis: Keberhasilan Mesmer memicu kontroversi, utamanya dari institusi medis yang merasa praktiknya dirugikan.
Mesmer pun mendapatkan rekan dekat bernama Charles d’Eslon, yang menjadi pengikut setia dan turut mempopulerkan ajaran Mesmer.
Masa Surut: Penyelidikan oleh Raja Louis XVI
Pada tahun 1784, Raja Louis XVI membentuk komisi penyelidik untuk membuktikan kebenaran ‘aliran magnetis’ Mesmer.
Komisi terdiri dari empat orang dan lima tambahan dari Royal Academy of Science, termasuk:
- Antoine Lavoisier (ahli kimia)
- Joseph-Ignace Guillotin (ahli kejiwaan)
- Jean Sylvain Bailly (ahli astronomi)
- Benjamin Franklin (duta besar Amerika)
Penyelidikan dilakukan bukan kepada Mesmer langsung, melainkan pada D’Eslon. Karena keterbatasan pengetahuan dan teknologi, ‘aliran magnetis’ disalahpahami sebagai ‘cairan fisik’ yang kasat mata.
Tentu saja komisi tidak menemukannya, dan menyimpulkan bahwa kesembuhan berbasis Mesmerisme hanyalah efek placebo atau imajinasi belaka.
Meski demikian, Antoine Laurent de Jussieu menyimpan catatan pribadi yang menyebutkan Mesmerisme punya landasan ilmiah dan layak dieksplorasi lebih lanjut.
Kontradiksi ini tidak mengubah hasil resmi komisi, hingga akhirnya Mesmer memutuskan menarik diri.
Perkembangan Mesmerisme Setelah Mesmer
Seusai penyingkiran Mesmer dari ranah publik, para muridnya—seperti Armand-Marie-Jacque de Chastenet dan Marquis de Pusyegur—terus mempelajari serta melestarikan ilmu Mesmerisme.
Di sisi lain, era James Braid membuka jalan bagi hipnosis modern, lebih menitikberatkan pada induksi verbal.
Meski tersisih, Mesmerisme bertahan dalam lingkup komunitas kecil.
Praktiknya berkembang secara “tersembunyi,” hingga kemudian beberapa generasi berikutnya melakukan standardisasi teknik agar lebih mudah dipelajari dan dipraktekkan.
Hypnosis Mesmerism di Era Hipnosis Modern
Ketika Mesmer mundur, ilmuwan dan praktisi lain mulai meneliti fenomena altered state of consciousness.
Kesimpulan awal menyatakan bahwa perpindahan kesadaran (trance) terjadi karena subjek mengizinkan dan menginginkannya, bukan semata intervensi eksternal.
Seiring waktu, hipnosis modern (pascajames Braid) berkembang berbasis sugesti verbal, sedangkan Mesmerisme lebih condong pada pendekatan non-verbal dan energi.
Milton Erickson dan Dave Elman merupakan beberapa nama besar yang mengukuhkan hipnosis modern.
Sementara itu, Mesmerisme mempertahankan teknik tradisional—tatapan mata, lambaian tangan, dan simbol tertentu—meski tidak banyak diakui dalam ranah ilmiah umum.
Pewaris dan Pengembang Hypnosis Mesmerism Modern
Dr. Marco Paret (lulus dari Turin University, Italia) adalah salah satu figur penting dalam menghidupkan kembali Mesmerisme di era modern.
Ia mempelajari hipnosis, hipnoterapi, NLP, hingga bertemu dengan beberapa pelestari ilmu Mesmerisme, seperti:
- Virgillio Torizzano: Guru yang menurunkan ajaran tradisi Mesmerisme kepada Dr. Paret.
- Prof. Erminio de Pisa: Terkenal karena kemampuan menyembuhkan banyak penyakit dengan tatapan mata (metode Di Pisa’s Method).
Berkat dasar keilmuan pikiran modern yang dikuasainya, Dr. Paret berhasil memetakan Mesmerisme dengan sudut pandang ilmiah yang lebih dapat dipertanggungjawabkan.
Ia pun dikenal sebagai “Father of Mesmerism – Rebirthing” yang menghidupkan kembali teknik Mesmerism & Fascination versi orisinal.
Teori Ilmiah di Balik Hypnosis Mesmerism
Dalam keilmuan hipnosis, kita mengenal pikiran sadar (conscious mind) dan pikiran bawah sadar (subconscious mind).
Namun Mesmerisme juga menambahkan pemahaman akan pikiran tidak sadar (unconscious mind), bagian primitif yang mengendalikan fungsi fisiologis tubuh, seperti denyut jantung dan peredaran darah.
- Pikiran Tidak Sadar (Unconscious Mind): Berkomunikasi melalui simbol, bukan bahasa verbal. Saat inilah symbolic communication berperan.
- Symbolic Communication: Penggunaan simbol (visual, auditori, kinestetik) yang memengaruhi getaran (vibrasi) dalam diri seseorang.
Mesmerisme memanfaatkan mekanisme ini untuk melakukan “penyembuhan” dengan berkomunikasi langsung pada pikiran tidak sadar.
Baca: Apa Itu Hipnosis: Sejarah, Cara Kerja, Jenis + FAQs
Mekanisme Penyembuhan dengan Mesmerisme
Berbeda dari hipnoterapi (berbasis sugesti verbal dan relaksasi), Mesmerisme lebih mengandalkan:
- Kualitas Vibrasi Praktisi: Latihan pernapasan dan pemusatan pikiran dilakukan rutin oleh praktisi agar mampu menyalurkan ‘medan energi’ ke subjek.
- Penggunaan Simbol Non-Verbal: Gestur tubuh, tatapan mata, atau tiupan—semuanya memancing resonansi di pikiran tidak sadar klien, memicu mesmeric trance.
- Penekanan pada Intuisi Praktisi: Teknik dan gerakan disesuaikan dengan kondisi klien, sering kali bergantung pada firasat praktisi yang berpengalaman.
Ragam Teknik Penyembuhan Mesmerisme
Beragam metode dikembangkan guna menyesuaikan proses penyembuhan dengan karakteristik setiap individu, menjadikan Mesmerisme lebih adaptif dan terarah.
- Mesmeric Crisis: Kondisi trance mendalam di mana subjek tampak melepaskan hambatan-hambatan internalnya melalui gerakan tubuh atau ekspresi spontan.
- Campanelli’s Method, Faria’s Method, dll.: Teknik-teknik yang tidak mensyaratkan crisis state terlalu dalam, namun tetap memanfaatkan simbol dan gerakan tangan.
- Sound Healing: Menggunakan variasi suara tertentu (gumaman, dengungan, dsb.) untuk menstimulasi respons pikiran tidak sadar.
Teknik Fascination dan Simbol Kolektif
Fascination adalah teknik tatapan mata yang ditujukan langsung ke mata subjek, memungkinkan praktisi “masuk” ke dalam diri subjek secara non-verbal.
Saat tatapan mata ini dipadukan dengan universal symbol—simbol yang menyentuh ketidaksadaran kolektif manusia—kekuatan penyembuhan dapat ditingkatkan.
- Tatapan Mata (Eye Gazing): Berguna untuk meng-install simbol tertentu pada unconscious mind subjek, menimbulkan efek trance atau resonansi energi.
- Penggunaan Simbol Alami: Menyeimbangkan unsur (seperti air, cahaya, tanah) sesuai kebutuhan subjek.
Hal ini biasa dilakukan dengan menggambar simbol khusus dan memasukkannya ke dalam pikiran tidak sadar subjek.
Penutup
Hypnosis Mesmerism merupakan salah satu bentuk hipnosis paling kuno, yang bertumpu pada konsep animal magnetisme dan penyaluran energi semesta.
Walaupun pernah dianggap kurang ilmiah, Mesmerisme terus hidup melalui murid-murid Mesmer dan para penerusnya hingga era modern. Melalui figur-figur seperti Marco Paret, ia dibangkitkan kembali dengan pendekatan yang lebih sistematis dan terstruktur.
Teknik-teknik Mesmerisme—mulai dari fascination, lambaian tangan, hingga sound healing—menunjukkan bagaimana komunikasi simbolik dapat memengaruhi pikiran tidak sadar, membuka peluang penyembuhan bagi beragam kondisi fisik dan psikologis.
Meskipun masih sering diwarnai persepsi mistis, Mesmerisme sesungguhnya dapat dipahami secara ilmiah, khususnya melalui konsep vibrasi, simbol, dan keterhubungan pikiran yang menjadi dasar terapi non-verbal ini.
Semoga uraian di atas mampu menjawab pertanyaan seputar Hypnosis Mesmerism, cara kerjanya, dan bagaimana sejarahnya berkembang, mulai dari era Mesmer hingga kelahirannya kembali di zaman modern.
Refrensi:
- Mesmer, F. A. (1766). De Planetarum Influxu in Corpus Humanum [Disertasi Doktoral, Universitas Wina].
- Wikipedia. (n.d.). Hypnosis. Diakses pada 24 Januari 2025, dari https://en.wikipedia.org/wiki/Hypnosis
- Hilgard, E. R. (1965). Hypnotic Susceptibility. Harcourt, Brace & World.
- Paret, M. (n.d.). Mesmerismus & Fascination: The Original Art. Institut of Non-Verbal Communication.
- Braid, J. (1843). Neurypnology; Or, The Rationale of Nervous Sleep, Considered in Relation with Animal Magnetism. John Churchill.
- Gauld, A. (1992). A History of Hypnotism. Cambridge University Press.
Tatapan mata yg menyembuhkan, bagaimana melatihnya?
Bisakah saya diberi informasi lebih lanjut tentang FASCINATION??
Kuncinya adalah kondisi emosi dan mental pak. Kondisi emosi dan mental yang konfident mampu menginduksi manusia. Dimana kondisi ini akan ditangkap oleh intuisi yang kemudian diterjemahkan menjadi instruksi sehingga menginduksi sistem syaraf dalam tubuh manusia.
Pak,saya mau nanya untuk 1 teknik menginduksi seseorang dengan energi magnetism yg mudah bagaimana?
krna saya sudah berlatih cara membangkitkan energi megnetis dalam tubuh tapi belum bisa untuk menerapi orang masuk ke alam bawah sadar nya
Bisa di kasi teknik 1 aja dan operator hipno mesmer nya harus bagaimana ?
Pak,saya mau nanya untuk 1 teknik menginduksi seseorang dengan energi magnetism yg mudah bagaimana?
krna saya sudah berlatih cara membangkitkan energi megnetis dalam tubuh tapi belum bisa untuk menerapi orang masuk ke alam bawah sadar nya
Bisa di kasi teknik 1 aja dan operator hipno mesmer nya harus bagaimana ?
Energi itu adalah konsep. Untuk mendefenisikan sesuatu kondisi pikiran. Tahapan awal, sebaiknya Anda belajar dasar-dasar hipnosis.
Dari dulu sy ingin sekali dihipnotis untuk penyembuhan tapi berkali-kali di coba tdk terhipnotis, apakah mesmerism saya bisa terhipnotis?
baru tahu kalo ada hal semacam ini, dengan kalimat pembuka “Apa itu hypnosis Mesmerism atau hipno magnetic” sangat mengerti akan ilmu ini.
Sangat bermanfaat, untuk mereka mereka yang kurang faham komunikasi verbal