Meditasi Olah Rasa Tali Rasa berasal dari laku spiritual kuno Sastra Jendra Hayudiningrat Pangruwating Diyu, yang dianggap sebagai puncak keilmuan kejawen.
Meditasi ini tidak hanya berfungsi untuk pencapaian spiritual, tetapi juga memanfaatkan neuroplastisitas otak, yaitu kemampuan otak untuk menumbuhkan saraf baru (neurogenesis), meregenerasi diri, serta menyusun ulang sistemnya.
Neuroplastisitas memungkinkan manusia untuk berkembang, berevolusi, dan mencapai potensi maksimal, baik secara fisik maupun nonfisik.
Kehendak atau niat yang kuat adalah pemicu utama dari proses ini, dan meditasi seperti Olah Rasa Tali Rasa menjadi jalan untuk menginduksi transformasi tersebut.
Baca: Neuroplastis Spiritual System: Otak, Pikiran + Kekuatan Intensi
Berikut adalah tahapan meditasi Olah Rasa Tali Rasa yang dibagi menjadi tiga tahap (stage), masing-masing dirancang untuk mengaktifkan dan menyadarkan sistem saraf tubuh hingga mencapai kesadaran mendalam dan kemampuan luar biasa.
Olah Rasa Tali Rasa
[STAGE 1] Olah Rasa Tali Rasa: Fokus pada Kesadaran Tubuh
Tahap pertama dari Olah Rasa Tali Rasa adalah membangun kesadaran penuh terhadap tubuh fisik.
Dengan memulai dari bagian paling sederhana, yaitu jempol kaki hingga puncak kepala, praktik ini membantu kita memahami hubungan mendalam antara tubuh, pikiran, dan energi.
Fokus pada kesadaran tubuh menjadi fondasi penting untuk memicu aktivasi sistem saraf, meningkatkan sensitivitas, dan membuka pintu menuju pengalaman spiritual yang lebih dalam.
Tahapan ini adalah langkah awal untuk menyadari bahwa tubuh bukan hanya materi, tetapi juga jaringan energi yang hidup dan bergetar.
Mari kita mulai perjalanan ini dengan menyelami setiap sensasi yang hadir dalam diri.
Posisi Awal
- Duduk bersila senyaman mungkin, dengan tulang belakang tegak lurus.
- Fokuskan perhatian pada tubuh, dimulai dari jempol kaki hingga puncak kepala.
Proses dan Manfaat
- Kondisikan diri dengan rasa syukur terhadap setiap bagian tubuh.
- Awalnya, mungkin tidak terasa apa-apa, tetapi dengan fokus, sensasi seperti tekanan, kedutan, atau energi yang mengalir akan muncul.
- Sensasi ini mengaktifkan sistem saraf tubuh, meningkatkan kesadaran terhadap energi dalam diri.
Puncak Pengalaman
Sistem saraf merespons hanya melalui pikiran. Anda akan merasakan gelombang energi mengalir dari kaki ke kepala, disertai sensasi seperti merinding yang sangat kuat.
Tahap ini menjadi fondasi untuk tahap selanjutnya, karena kesadaran pada jempol kaki dipercaya sebagai kunci awal untuk mengakses kondisi spiritual mendalam.
[STAGE 2] Olah Rasa Tali Rasa: Kultivasi 9 Lubang Tubuh

Tahap kedua dalam Olah Rasa Tali Rasa adalah proses kultivasi energi melalui kesadaran terhadap sembilan lubang tubuh.
Tahapan ini melampaui kesadaran fisik dan mulai menyentuh inti energi murni yang telah ada dalam diri sejak lahir.
Dengan fokus pada jalur-jalur energi ini, kita tidak hanya membangkitkan potensi tersembunyi tetapi juga menghubungkan diri dengan kecerdasan universal dan esensi spiritual.
Praktik ini bertujuan untuk menyelaraskan energi dalam tubuh sehingga dapat diarahkan dengan kehendak penuh, menciptakan kesadaran yang lebih tinggi dan kemampuan luar biasa.
Mari kita lanjutkan perjalanan ini dengan menggali kedalaman potensi energi murni dalam diri.
Posisi Awal
- Duduk bersila dengan tulang belakang tetap tegak lurus.
Proses dan Fokus
- Fokus pada sembilan titik tubuh, dimulai dari tulang ekor hingga kembali ke titik awal.
- Tahap ini bertujuan untuk membangkitkan energi murni yang sudah ada dalam tubuh dan menghubungkannya dengan kecerdasan semesta.
Manfaat dan Aplikasi
- Energi murni yang bangkit dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk kekuatan luar biasa yang muncul saat kondisi mendesak (contoh: melompat tembok tinggi).
- Pada tahap ini, energi mengalir sesuai arah pikiran, gerakan, atau sorot mata, memungkinkan kontrol penuh atas potensi tubuh dan pikiran.
Puncak Pengalaman
Energi yang terbangkitkan memungkinkan kemampuan luar biasa, seperti pengaruh pada pikiran lain (hipnosis magnetik) atau kekuatan kata yang mendalam.
Tahap ini membantu individu mengenali dan memanfaatkan energi alami dalam tubuh untuk keperluan yang lebih besar.
[STAGE 3] Olah Rasa Tali Rasa: Membentuk Tubuh Eterik
Tahap ketiga dari Olah Rasa Tali Rasa membawa Anda melampaui batas fisik dengan membangun tubuh eterik, yaitu medan energi halus yang menyelimuti tubuh fisik.
Tubuh eterik ini tidak hanya berfungsi sebagai perisai energi, tetapi juga memperluas kepekaan Anda terhadap informasi di luar batas indra biasa.
Melalui praktik ini, energi dalam tubuh diarahkan secara terstruktur untuk membentuk spiral yang mengelilingi tubuh, memperkuat sensitivitas dan daya jangkau energi hingga ke radius yang jauh.
Tahapan ini adalah puncak dari perjalanan Olah Rasa Tali Rasa, di mana kesadaran penuh terhadap tubuh, pikiran, dan energi bersatu dalam harmoni.
Mari kita jelajahi dimensi baru dari energi ini dan temukan potensi tanpa batas dalam diri Anda.
Posisi Awal
- Duduk bersila, melanjutkan kultivasi energi dari tahap kedua.
Proses dan Visualisasi
- Tarik energi dari tulang ekor ke puncak kepala, lalu arahkan energi tersebut ke berbagai titik tubuh, memutari tubuh dalam pola spiral.
- Visualisasi ini membentuk medan energi (eter) yang menyelimuti tubuh.
Manfaat dan Aplikasi
Eter bertindak sebagai perisai dari energi negatif (contoh: santet) dan meningkatkan kepekaan terhadap impresi atau informasi di luar jangkauan indra.
Radius medan energi ini dapat meluas hingga beberapa kilometer, memungkinkan koneksi dengan alam semesta dan penangkapan informasi intuitif.
Puncak Pengalaman
Tubuh eterik menjadi sangat sensitif, memungkinkan pelaku menangkap informasi alam, firasat, atau bahkan waktu kematian.
Praktisi lanjut dapat mencapai tingkat kesadaran sebagai micro cosmos (jagad kecil) yang terkoneksi dengan macro cosmos (alam semesta).
Untuk memperkuat dayanya, meditasi ini dapat di combo dengan kondisi ruangan gelap total untuk memicu produksi DMT
Baca: Manfaat Meditasi Dalam Ruang Gelap Total
Ingat… Sebaiknya dibawah bimbingan profesional.
Baca: Dark Night! 3 Bahaya Meditasi Yang Harus Anda Ketahui
Hubungan dengan Neuroplastisitas

Olah Rasa Tali Rasa, sebuah meditasi yang berakar dari laku spiritual Sastra Jendra, memiliki kaitan erat dengan konsep neuroplastisitas dalam ilmu saraf modern.
Neuroplastisitas adalah kemampuan otak untuk beradaptasi, membentuk jalur saraf baru, dan mereorganisasi dirinya sebagai respons terhadap pengalaman, pembelajaran, atau rangsangan tertentu.
Berikut adalah bagaimana Olah Rasa Tali Rasa berhubungan dengan neuroplastisitas:
1. Memicu Aktivasi Sistem Saraf
Tahapan pertama dari hubungan antara Olah Rasa Tali Rasa dan neuroplastisitas adalah kemampuannya untuk mengaktifkan sistem saraf secara intensif.
Meditasi ini melibatkan fokus mendalam pada bagian-bagian tubuh, mulai dari jempol kaki hingga puncak kepala, yang secara langsung merangsang jalur saraf untuk lebih aktif dan responsif.
Aktivasi ini menciptakan interaksi dinamis dalam otak dan tubuh, memperkuat koneksi saraf, dan memulai proses pembaruan sistem saraf yang menjadi dasar dari kemampuan adaptasi otak.
Dengan memicu sistem saraf, meditasi ini membuka pintu untuk transformasi fisik dan mental yang lebih mendalam.
- Meditasi Olah Rasa Tali Rasa melibatkan fokus penuh pada tubuh, mulai dari jempol kaki hingga puncak kepala. Proses ini secara langsung merangsang sistem saraf untuk lebih aktif dan peka.
- Aktivasi ini dapat memicu pertumbuhan koneksi saraf baru (neurogenesis), yang membantu otak mereorganisasi jalur saraf untuk meningkatkan kesadaran dan sensitivitas tubuh.
2. Membentuk Kebiasaan Baru dalam Sistem Saraf
Salah satu keajaiban dari Olah Rasa Tali Rasa adalah kemampuannya untuk membentuk kebiasaan baru melalui sistem saraf.
Dengan melatih tubuh dan pikiran untuk fokus pada pola tertentu secara konsisten, meditasi ini menciptakan jalur saraf baru yang lebih kuat dan efisien.
Proses ini sesuai dengan prinsip neuroplastisitas, di mana pengulangan latihan memperkuat koneksi antar neuron, membangun respons yang lebih harmonis.
Melalui kebiasaan baru ini, sistem saraf dapat beradaptasi untuk mendukung fungsi tubuh dan pikiran dengan lebih optimal, membuka peluang bagi transformasi yang berkelanjutan.
- Olah Rasa Tali Rasa menggunakan pengulangan meditasi untuk membangun kebiasaan baru dalam cara tubuh dan pikiran merespons rangsangan.
- Hal ini sesuai dengan prinsip neuroplastisitas bahwa “jalur saraf yang sering digunakan akan diperkuat.” Dengan latihan rutin, meditasi ini membentuk pola respons yang lebih harmonis dan efektif di otak.
3. Meningkatkan Sensitivitas dan Kepekaan
Salah satu manfaat utama dari Olah Rasa Tali Rasa adalah kemampuannya untuk meningkatkan sensitivitas dan kepekaan tubuh terhadap energi dan rangsangan halus.
Melalui meditasi yang mendalam, sistem saraf dilatih untuk merespons detail kecil, seperti sensasi tekanan, aliran energi, atau getaran yang sebelumnya tidak terasa.
Proses ini mendorong otak untuk membuka jalur saraf baru, memungkinkan individu untuk lebih sadar terhadap tubuhnya dan lingkungan sekitarnya.
Dengan meningkatnya kepekaan, praktisi dapat memahami informasi subtil yang memperkaya pengalaman fisik, mental, dan spiritual mereka.
- Meditasi ini melatih individu untuk merasakan energi halus dalam tubuh. Ini melibatkan perhatian penuh terhadap detail kecil, seperti sensasi tekanan atau aliran energi.
- Proses ini meningkatkan kepekaan sistem saraf, memungkinkan otak untuk menangkap informasi yang lebih subtil.
Kemampuan ini merupakan hasil langsung dari neuroplastisitas, di mana otak beradaptasi untuk merespons rangsangan baru.
4. Membantu Regenerasi Sistem Saraf
Salah satu manfaat luar biasa dari Olah Rasa Tali Rasa adalah kemampuannya untuk mendukung regenerasi sistem saraf.
Meditasi ini menciptakan kondisi ideal bagi tubuh untuk melakukan proses penyembuhan diri, terutama dengan mengurangi stres yang dapat merusak sel-sel saraf.
Dengan fokus yang mendalam dan teknik pernapasan yang menenangkan, sistem saraf diaktifkan untuk mereorganisasi jalur-jalurnya dan memperbaiki kerusakan yang ada.
Proses ini memungkinkan otak dan tubuh bekerja secara harmonis, membantu individu mempertahankan kesehatan saraf yang optimal.
- Neuroplastisitas memungkinkan regenerasi atau perbaikan sistem saraf yang rusak. Meditasi Olah Rasa Tali Rasa, yang menekankan ketenangan dan fokus, menciptakan kondisi ideal bagi otak untuk melakukan proses penyembuhan diri.
- Studi menunjukkan bahwa meditasi dapat menurunkan stres dan kadar kortisol, yang sering merusak sel-sel saraf. Dengan demikian, meditasi ini membantu otak mempertahankan fungsi optimal.
5. Menghubungkan Tubuh dan Pikiran
Salah satu inti dari Olah Rasa Tali Rasa adalah kemampuannya untuk menciptakan koneksi yang harmonis antara tubuh dan pikiran.
Meditasi ini mendorong individu untuk menyadari setiap sensasi dalam tubuh sambil mengolah emosi dan pola pikir, menciptakan hubungan yang mendalam antara keduanya.
Proses ini didukung oleh neuroplastisitas, di mana otak beradaptasi untuk menyelaraskan respon fisik dan mental secara holistik.
Dengan menghubungkan tubuh dan pikiran, meditasi ini membuka jalan untuk keseimbangan yang lebih baik, memungkinkan individu untuk menghadapi hidup dengan lebih tenang dan penuh kesadaran.
- Olah Rasa Tali Rasa tidak hanya fokus pada aspek fisik tetapi juga melibatkan pengolahan emosi dan energi. Neuroplastisitas memungkinkan integrasi antara emosi, pikiran, dan tubuh, yang mendukung koneksi holistik ini.
- Contohnya, ketika meditasi dilakukan dengan niat kuat, otak dapat menyusun ulang respons emosional dan pola pikir untuk mendukung tujuan tersebut.
Meditasi Olah Rasa Tali Rasa memanfaatkan prinsip neuroplastisitas untuk membangun kesadaran tubuh, memperkuat sistem saraf, dan meningkatkan kemampuan adaptasi otak.
Dengan latihan rutin, meditasi ini tidak hanya memperkuat koneksi saraf tetapi juga membuka potensi penuh tubuh dan pikiran manusia.
Ini adalah bukti nyata bagaimana praktik spiritual tradisional dapat berjalan seiring dengan ilmu pengetahuan modern, menciptakan harmoni antara laku batin dan biologi otak.
Kesimpulan
Meditasi Olah Rasa Tali Rasa adalah laku spiritual mendalam yang tidak hanya membangkitkan potensi fisik dan nonfisik, tetapi juga meningkatkan kesadaran diri terhadap energi dalam tubuh.
Dengan memanfaatkan neuroplastisitas, meditasi ini memungkinkan individu untuk mencapai kemampuan luar biasa, baik untuk keperluan sehari-hari maupun untuk pencerahan spiritual yang lebih tinggi.
Setiap tahapan memberikan pengalaman unik yang memperkuat koneksi antara tubuh, pikiran, dan semesta.
Salam
Mau tanya, tiap2 titik impuls syaraf tsb kira2 berapa detik atau berapa lama kultivasinya?
senyamannya. atau ikuti irama nafas Anda