cara menerawang

Cara Menerawang Agar Lebih Akurat

Oke, sebelum kita berbicara lebih jauh tentang bagaimana cara menerawang, sebaiknya kita pahami dulu hakikatnya. Menerawang adalah membaca informasi secara intuitif!… Pada dasarnya, kita tidak membaca keluar tapi kedalam diri kita sendiri.

Menerawang adalah kemampuan dasar manusia. Dan ini, sudah ada sejak manusia tersebut lahir. Secara umum, dinamakan intuisi. Di Indonesia sering pula disebut sebagai indera keenam, mata bathin, mata ketiga, dan lainnya.

Intuisi adalah kemampuan manusia membaca informasi tanpa menggunakan panca inderanya. Makanya disebut juga indera keenam!

Bayi, sebelum seluruh sistem syaraf nya berfungsi penuh; mereka menggunakan kemampuan intuitifnya untuk membaca informasi. Makanya, bayi-bayi bisa mengenali orang tua dan atau orang-orang yang tulus menyayanginya. Anda tidak bisa pura-pura sayang, jika benci! Intuisi mereka sangat tajam tentang ini.

Anda sebaiknya juga baca artikel ini; Cara Membaca Pikiran Orang

Intuisi juga mampu membaca kondisi emosi dan mental manusia. Disadari atau tidak, kemampuan intuisi anda sering menjalankan fungsi saat anda berinteraksi dalam kehidupan sosial. Anda bisa secara otomatis respek atau benci pada seseorang saat baru pertama bertemu. Bahkan tanpa terlebih dahulu berbicara atau berkenalan. Anda bahkan bisa menaruh hormat pada seseorang, walau pun belum mengenal jauh latar belakangnya.

Apa yang membuat itu terjadi? Ya intuisi anda sendiri! Lalu muncul menjadi semacam kondisi rasa. Seperti rasa hormat, respek, benci, dan lainnya.

Langkah Awal Cara Menerawang – Pemahaman

Jadi selain memiliki ke lima indera dengan fungsi dan keunikannya masing-masing, manusia mempunyai kemampuan intuitif. Bentuknya tergantung dari kecendrungan manusia itu sendiri. Ada yang berbakat secara visual, auditori, kinestetik.

Bagi yang berbakat visual, maka terawangannya bisa seolah ada penampakan atau gambaran. Sedangkan auditori, memiliki kemampuan seolah mendengar sesuatu; bisa semacam bisikan atau suara-suara yang menggambarkan informasi tertentu. Sementara untuk kinestetis, akan membaca informasi melalui rasa; dalam hal ini seolah muncul dari pikirannya sendiri. Semacam ilham, ide, nalar atau sejenisnya.

Tidak ada yang lebih baik atau tidak baik. Semua mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing. Ini hanya soal bakat unik dari manusia itu sendiri. Sama seperti perbedaan golongan darah, dimana dapat dikatakan bawaan lahir.

Makanya, bagi yang mempunyai bakat visual; tidak perlu melakukan semacam ritual khusus atau mengolah kemampuan. Mereka tiba-tiba bisa dengan begitu saja melihat penampakan atau gambaran sesuatu. Begitu juga dengan auditori dan kinestetik.

Jadi, jika anda cenderung kinestetik; akan sangat sulit bahkan tidak bisa menerawang secara visual atau melihat penampakan. Walau pun sudah jungkir balik melakukan serangkaian ritual berat sekalipun.

Jadi sebelum belajar menerawang, kenali dulu bakat kecendrungan anda. Lalu maksimalkan lah potensi itu.

Jika anda burung, maka jangan memaksa diri untuk belajar berenang seperti ikan. Perjuangan keras anda tidak akan memberi hasil maksimal. Berbeda dengan ikan, hanya dengan sedikit upaya mereka secara otomatis akan bisa bermanuver saat berada di dalam air. Demikian sebaliknya. Pahami saja dulu tentang diri mu. Ini penting agar anda tumbuh lebih optimal.

Langkah Kedua Cara Menerawang – Kesadaran

Saat ini, anda mulai mengerti bahwa menerawang itu bukan sebuah kemampuan khusus yang didapat dari pembangkitan, pembukaan, atau kelebihan seseorang. Melainkan kemampuan dasar dari manusia itu sendiri. Namun selama ini tidak disadari keberadaannya.

Ya, intuisi adalah kemampuan manusia membaca informasi tanpa menggunakan kelima indera yang sudah dikenali. Intuisi sendiri tidak memiliki bentuk secara fisik. Dia adalah sistem syaraf yang ada dalam otak anda. Berbeda dengan lima indera lainya; anda bisa melihat mengetahuinya secara fisik.

Ketidak nampakan intuisi secara fisik membuat kita selama ini tidak menyadari keberadaannya. Sehingga, kita cenderung lupa dan mengabaikannya. Ketidak sadaran kita terhadap keberadaannya, membuat kita memfungsikannya secara sadar. Walau pun secara reflek intuisi sering berfungsi tanpa kita sengaja.

Jadi, menyadari keberadaan intuisi adalah point penting dalam memaksimalkan fungsinya. Termasuk dalam menerawang. Dengan begitu, maka kita bisa secara bertahap menjalankan fungsinya secara sadar. Semakin sering digunakan, semakin terlatih lah dia.

Tahu kah anda bahwa; kedua tangan anda, kiri dan kanan memiliki potensi yang sama. Baik kekuatan maupun lainnya. Namun anda diajarkan untuk selalu menggunakan tangan kanan (kecuali kidal ya), lalu berpikir bahwa tangan kanan lah baik baik dari kiri. Lalu lebih sering menggunakan tangan kanan. Lalu sistem syaraf tangan kanan bertumbuh dan tersusun lebih baik dari tangan kiri. Lalu tangan kanan seolah lebih lemah dan lainya.

Jadi kesimpulannya, semakin sering anda memfungsikannya maka sistem syaraf akan bertumbuh, berkembang, terbentuk lebih baik ketimbang yang jarang digunakan. Demikian juga dengan intuisi!!.. Semakin sering anda menggunakannya; maka akan semakin baik fungsinya.

Langkah Ketiga Cara Menerawang – Ritual

Ada banyak jalan spiritual dalam meningkatkan fungsi intuisi. Ada yang mengunakan cara kuno, tradisi, budaya, dan sistem keyakinan. Semua memiliki manfaat untuk mengaktifkan sistem syaraf yang berhubungan dengan intuisi.

Rutinitas ritual yang dilakukan, akan menjaga pikiran anda terus berpikir tentang daya atau fungsi dari intuisi itu sendiri. Dan pikiran yang terfokus ke intuisi tersebutlah yang mengaktifkan fungsi nya. Makanya, semua cara bisa memberi efek dan hasil. Tidak penting tentang jalannya, tapi kehendak anda melalui ritual lah yang memicu aktivasi sistem syaraf itu berfungsi.

Saat anda berniat; pada dasarnya anda telah memicu sistem syaraf itu bereaksi! Lalu pikiran anda yang terfokus dengan hal itu akan menjaga jaringannya tersusun dengan baik. Keraguan anda, akan melemahkan nya!..

Kenapa bisa begitu? Anda baca tentang; Neuroplastis Spiritual System

Secara pribadi, untuk memaksimalkan potensi intuisi saya menyarakan anda rutin meditasi kesadaran. Tapi, jika anda terbiasa dengan wirid, atau ritual melalui sistem keyakinan juga tidak masalah. Semua dapat menghantarakan anda pada tujuan. Yang penting niat atau kehendak anda yang terus terjaga. Karena itu lah esensinya.

Baca juga Olah Rasa Tali Rasa Sastra Jendra

Anda yang terbiasa melakukan ritual spiritual, seperti meditasi akan terbiasa berada dalam gelombang otak rendah. Ini akan akan menaikkan kesadaran anda ke permukaan. Sehingga distorsi kepentingan dan asumsi lebih rendah. Sehingga, kesimpulan anda dalam menangkap informasi lebih objektif!

Ya, anda telah memiliki kemampuan untuk membaca informasi melalui intuisi. Namun, proses pengalaman hidup akan memunculkan asumsi dan kepenting (ego). Dan ini akan mengurangi objetiktivitas nya.  Informasi yang ditangkap terdistorsi, sehingga esensi dari informasi akan berkurang bahkan melenceng jauh.

Langkah Ketiga Cara Menerawang – Praktek

Ada satu hal yang selama ini menjadi kendala utama untuk membuat manusia ahli dibidang yang diminatinya. Ya itu keraguan terhadap kemampuan nya sendiri.

Ketahuilah, sistem syaraf manusia itu memiliki keajaiban yang luar bisa. Bahkan ke hal-hal yang belum terpikirkan sebelumnya. Sistem syaraf manusia itu bertumbuh, berkembang, membentuk jaringannya sendiri. Hal ini di picu oleh faktor kebutuhan dan kehendak. Ini juga yang memungkinkan manusia terus berkembang hingga berevolusi.

Saat ada niat, manusia secara tidak sadar telah memicu sebuah proses sistem syarafnya untuk bergerak dalam mengaplikasikannya. Dan akan terus menyempurnakan dirinya sendiri. Namun keraguan dan kata ketidak mungkinan lah yang melemahkan proses itu terjadi.

Tidak ada obat yang paling mujarab selain memulai! Saat anda memulai dengan praktek, maka anda mempercepat proses itu tejadi. Anda mendorong proses menjadi tersusun dengan sempurna.

Tindakan yang salah atau benar, akan membentuk anda semakin sempurna. Saat anda melakukan langkah-langkah yang benar, itu akan meningkatkan rasa percaya diri anda. Sedangkan, saat melakukan hal yang salah, anda akan mendapat femahaman tentang yang benar. Lalu kenapa takut untuk mencoba..

2 komentar untuk “Cara Menerawang Agar Lebih Akurat”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *